Dahua Resmi Beli Lorex, CCTV Milik FLIR Segmen SMB

Dahua akuisisi lorex, dahua lorex, dahua, lorex, kamera, kamera cctv, kamera dahua, cctv online

Dahua akuisisi lorex dari Flix, dahua, lorex dahua, dahua lorex, dahua beli rolex, rolex dibeli dahua

Tingginya permintaan akan produk CCTV pada akhirnya berdampak pada industri sistem keamanan yang saat ini terus menggeliat. Geliat industri sistem keamanan ini juga terlihat dari munculnya perusahaan-perusahaan baru dibidang sistem keamanan. Perusahaan-perusahaan baru di bidang sistem keamanan ini bahkan ada yang melakukan akuisisi produk atau merk dari perusahaan lain. Salah satu bentuk akuisisi merk yang baru-baru ini terjadi adalah pembelian oleh perusahaan Dahua Technology pada merk Lorex, CCTV milik FLIR pada segmen kecil dan menengah (SMB). Lalu seperti apakah latar belakang, proses dan tujuan dari akusisi merk Lorex oleh Dahua ini? Berikut ulasannya.

CCTV Online Dahua

Dahua sebagai perusahaan ternama dari Tiongkok memang sedang bertumbuh menjadi sebuah raksasa manufaktur yang ingin menguasai pasar industri sistem keamanan di Asia dan dunia. Dengan salah satu produknya yakni CCTV, termasuk CCTV online, Dahua terus berekspansi membesarkan dan memperluas pasarnya hingga ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia.

Sebelum dibeli Dahua, Lorex sendiri dulunya dibeli FLIR tahun 2012 dengan nilai 59 juta dollar Kanada dalam rangka pengembangan teknologi pencitraan thermal. Pencapaian penjualan Lorex secara global pada tahun 2017 ke konsumen mencapai angka 140 juta dolar. Diyakini penjualan Lorex ke Dahua ini adalah langkah FLIR untuk lebih fokus pada pasar atau segmen pasar industri dan perusahaan.

Sementara itu akuisisi merk Lorex oleh Dahua mencapai angka 29 juta dolar tunai dan 23,6 juta dolar dalam bentuk non tunai.  Dalam akusisi Lorex oleh Dahua diperkirakan ada sekitar 100 lebih produk terlibat, termasuk merek-merek seperti produk FLIR visible spectrum dan Digimerge.

Baca juga :  Kerjasama Aliansi Marketing Hanwha Techwin Eropa Dengan ADI Global Distribution

Dari penjualan merk Lorex ke Dahua membuat perusahaan induknya yakni FLIR saat ini lebih memfokuskan diri dalam penjualan sensor thermal. Penjualan sensor thermal sendiri memang menyasar pada kalangan industri dan perusahaan. Dalam strategi bisnisnya, FLIR menganggap segmentasi kecil dan menengah (SMB) sudah tak lagi efektif untuk teknologi pencitraan thermal. Dari sinilah kemudian FLIR menjual merk Lorex ke Dahua.

Menurut President & CEO FLIR Systems, Jim Cannon menyatakan bahwa penjualan merek Lorex ini dilakukan agar perusahaaan bisa lebih fokus pada bisnis sensor thermal untuk kebutuhan pasar industri yang lebih besar. Lebih lanjut Jim Cannon mengatakan bahwa kalangan korporat memang menjadi pangsa pasar mereka yang paling atraktif dibandingkan yang lain.

Kamera CCTV Dahua

Bagi Dahua sendiri, proses akuisisi Lorex ini akan membuat kuat hubungan mereka dengan para retail di Amerika Utara. Selain itu dengan akuisisi Lorex tersebut maka akan mampu membuat daya saing dan sumber daya perusahaan Dahua semakin kuat. Didukung oleh kemampuan dan pengalaman Dahua pada segmen SMB menjadikan kehadiran Lorex akan semakin mumpuni untuk merambah pasar pada tahun-tahun mendatang. Akuisisi merk Lorex sendiri juga memiliki arti penting bagi Dahua, karena menjadi cerminan keseriusan Dahua untuk selalu bertumbuh dan jadi yang terdepan.

Ditengah ketatnya persaingan produk kamera CCTV, termasuk CCTV online dan kamera CCTV, beragam strategi memang harus dilakukan oleh produsen. Bahkan bila perlu proses pembelian atau akusisi pada sebuah merk atau perusahaan. Meski dengan dana yang besar, strategi melakukan akuisisi pada merk dan perusahaan lain dinilai punya peluang besar meraup untung mengingat semakin besarnya pasar sistem keamanan di Indonesia maupun di dunia saat ini.

Baca juga :  Akhir Tahun 2017, Hanwa Techwin Rilis Dua Kamera CCTV Terbaru, 4MP QHD Analog dan Fisheye 6MP

 

Facebook